Rohil, pilardemokrasi.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) menghadirkan inovasi pelayanan hukum lewat program Ngobrol Bareng Jaksa Rohil (NGOBJAR). Kegiatan perdana digelar Ahad (7/6/2026) di depan Mess Bupati Jalan Perwira, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Jhony Charles, BBA., MBA, Ketua DPRD Ilhami, S.Tr.Keb, Kapolsek Bangko KOMPOL Buyung Kardinal mewakili Kapolres, Pasi Intel Kodim 0321/Rohil Kapten Inf Mulyadi Jasmar mewakili Dandim, Ketua PN Nurmala Sinurat, Ketua PA Muhlis, Danyon Brimob AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas, Sekda Fauzi Efrizal, Camat Bangko Aspri Mulya, Ketua HIPMI Yusrial, para Kepala OPD, perwakilan BUMN-BUMD BRI, BPJS Ketenagakerjaan, BRKS, serta seluruh jajaran Kejari Rohil dan masyarakat.
Lewat NGOBJAR, Kejari Rohil di bawah kepemimpinan Kajari Firdaus, S.H., M.Hum., M.M. M.Ikom, berupaya mendekatkan institusi Adhyaksa ke masyarakat. Bukan hanya soal penuntutan, tapi juga peran Jaksa Pengacara Negara yang selama ini kurang dipahami publik.
Dalam sambutannya, Kajari Firdaus menegaskan NGOBJAR adalah inovasi Kejari Rohil yang bertujuan utama memberikan edukasi hukum.
"Selama ini masyarakat lebih mengenal fungsi Jaksa Penuntut Umum. Padahal Kejaksaan juga punya fungsi Jaksa Pengacara Negara yang bisa memberikan bantuan hukum dan konsultasi kepada pemerintah maupun masyarakat. Lewat NGOBJAR kami ingin sosialisasi fungsi itu secara langsung," ujarnya.
Ia menyebut kegiatan ini juga jadi sarana silaturahmi dan komunikasi lintas instansi agar ego sektoral dalam pembangunan daerah bisa diminimalisir.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan generasi muda berperan aktif membangun Rokan Hilir," tambah Kajari.
Kajari Rohil juga menyebutkan bahwa NGOBJAR akan jadi agenda rutin setiap 1-3 bulan sekali dengan lokasi berpindah-pindah agar menjangkau lebih banyak warga.
Wabup Jhony Charles mengapresiasi gebrakan Kajari. "Pemkab mengapresiasi inovasi NGOBJAR sebagai bentuk pelayanan publik yang dekat ke masyarakat. Program ini punya nilai sosial tinggi karena integrasikan berbagai layanan dalam satu lokasi. Kami dukung penuh keberlanjutannya," tegas Wabup.
Rangkaian NGOBJAR dikemas santai dengan senam bersama, sarapan dan foto bersama, talkshow dialog interaktif, coffee break, hingga peninjauan stand pelayanan dan bazar UMKM.
Delapan stand pelayanan dibuka Kejari bersama instansi Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dispersip, BPJS Ketenagakerjaan, BRKS, BRI, HIPMI Rohil, dan pelaku UMKM. Warga bisa langsung konsultasi hukum ke Jaksa, urus adminduk, cek kesehatan, hingga akses layanan perbankan.
Keterlibatan HIPMI dan UMKM juga jadi strategi Kejari untuk mendorong partisipasi generasi muda dan pengusaha lokal dalam pembangunan daerah.
Bazar UMKM yang digelar juga berdampak langsung ke perputaran ekonomi kecil-menengah di sekitar lokasi.
Dengan NGOBJAR, Kejari Rohil ingin mengubah wajah Kejaksaan tidak hanya sebagai penuntut, tapi juga sahabat hukum masyarakat.(Fauzi)

