News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tuntutan di Tengah Upacara Kemerdekaan HUT RI, Perangkat Desa di Kecamatan Pasir Limau Kapas Rohil Tagih Gaji 5 Bulan Menunggak

Tuntutan di Tengah Upacara Kemerdekaan HUT RI, Perangkat Desa di Kecamatan Pasir Limau Kapas Rohil Tagih Gaji 5 Bulan Menunggak

ROKAN HILIR, pilardemokrasi.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, diwarnai oleh aksi menyentuh hati dari para garda terdepan pemerintahan desa. Di saat upacara kemerdekaan berlangsung khidmat pada Senin (17/8/2026), para aparatur desa justru menyuarakan jeritan hati menuntut hak mereka yang belum dipenuhi.

Penghasilan tetap (siltap) atau gaji para perangkat kepenghuluan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir tersebut tercatat telah menunggak selama berbulan-bulan.

Keluhan ini disuarakan secara terbuka oleh Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Pasir Limau Kapas, Anto Aprilandy, melalui sebuah tayangan video yang diunggah oleh akun media sosial Agusmar. Pria yang akrab disapa Farel—sekaligus menjabat sebagai Bendahara Kepenghuluan Teluk Pulai—dengan tegas mewakili keresahan rekan-rekan seprofesinya yang mengabdi di wilayah perbatasan. 

Dalam keterangannya, Anto mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir serta instansi terkait untuk segera merealisasikan pencairan hak-hak aparatur desa yang selama ini tertunda. Ia membeberkan fakta pahit bahwa sepanjang tahun berjalan, gaji yang mereka terima baru sebatas pencairan untuk triwulan pertama.

"Pada peringatan hari kemerdekaan ini kami berharap gaji untuk perangkat desa dibayarkan karena keterlambatan siltap, gaji perangkat desa baru dibayarkan tiga bulan, Januari, Februari dan Maret, lima bulan lagi belum dibayarkan," keluh Anto dalam video tersebut.

Lebih lanjut, Anto mengaitkan tuntutan tersebut dengan semangat nasionalisme yang diusung pada perayaan kemerdekaan tahun ini. Ia menilai, tema besar kenegaraan harus tercermin nyata dalam kesejahteraan abdi negara di tingkat paling bawah.

“Perangkat desa berharap dengan tema Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur, kami juga berharap gaji sebagai perangkat desa dibayarkan,” tegasnya dengan penuh Harap.

Aksi penyampaian aspirasi lewat dunia maya ini sontak memantik perhatian publik. Video tersebut dengan cepat viral dan menuai beragam simpati serta dukungan dari warganet yang mendesak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat guna menyelesaikan permasalahan tunggakan gaji aparatur desa di Wilayah Kabupaten Rokan Hilir khususnya Kecamatan Pasir Limau Kapas.(Fauzi)
 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar