Pemkab Rokan Hilir Genjot Kualitas Hunian Warga, 203 Unit Rumah Tak Layak Huni Masuk Target Bedah Rumah 2026
ROKAN HILIR, pilardemokrasi.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menegaskan komitmennya dalam mengentaskan persoalan hunian tidak layak huni. Sepanjang tahun anggaran 2026, sebanyak 203 unit rumah milik warga kurang mampu dipastikan mendapat giliran program bedah rumah.
Langkah konkret ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang dilangsungkan di Kepenghuluan Serusa, Kecamatan Bangko, pada Senin (10/8/2026).
Kepala Bidang Perumahan Disperkim Rohil, Kudri, mewakili Kepala Dinas Perkim Rohil, mengungkapkan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan tempat tinggal yang sehat, aman, dan manusiawi.
Keberhasilan program ambisius ini tidak lepas dari sinergi berbagai sumber pendanaan. Dari total 203 unit rumah yang ditargetkan, alokasi anggaran dihimpun secara kolaboratif melalui:
71 unit dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rohil.
67 unit dari dana aspirasi dewan.
5 unit dari Dinas Sosial.
4 unit dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kudri menegaskan, seluruh anggaran tersebut akan dikelola secara maksimal, transparan, dan akuntabel agar tepat sasaran.
Saat ini, pengerjaan fisik telah resmi dimulai, dengan prioritas awal menyasar 67 unit rumah yang bersumber dari dana aspirasi dewan. Proses pembangunannya pun melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat guna memastikan hasil akhir benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil warga di lapangan.
Pemerintah daerah memandang program ini bukan sekadar urusan mendirikan dinding dan atap baru. Lebih dari itu, program bedah rumah adalah investasi jangka panjang untuk mendongkrak taraf kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan sosial keluarga penerima manfaat.
Dengan hunian yang layak, warga diharapkan terbebas dari lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, sehingga anak-anak dapat tumbuh kembang secara optimal dan keluarga dapat hidup lebih produktif.
"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan secara nyata oleh warga di berbagai kecamatan," ujar Kudri.
Pemkab Rohil optimis, target 203 unit rumah di tahun 2026 ini akan menjadi langkah strategis yang masif dalam mengikis angka kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bumi Seribu Kubah. Guna mencapai hasil yang optimal, pemerintah turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh agar program berkelanjutan ini berjalan lancar tanpa hambatan.(Fauzi)

Posting Komentar