News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PANIPAHAN MEMANAS: Warga Minta Kapolda Riau Evaluasi Total Polsek Panipahan dan Bantai Jaringan Narkoba

PANIPAHAN MEMANAS: Warga Minta Kapolda Riau Evaluasi Total Polsek Panipahan dan Bantai Jaringan Narkoba

PANIPAHAN, pilardemokrasi.com - Gelombang amarah dan keprihatinan warga Kecamatan Pasir Limau Kapas, khususnya wilayah Panipahan, terkait pekatnya peredaran narkoba kian tak terbendung. Puncaknya, ratusan warga kembali turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi jilid V di halaman Polsek Panipahan, Jumat (28/8/2026), menuntut ketegasan aparat penegak hukum (APH).

Suasana unjuk rasa berlangsung riuh namun tetap terkendali. Warga melayangkan Delapan Poin Tuntutan Utama, dengan sorotan paling tajam diarahkan langsung kepada Kapolda Riau dan Kapolres Rokan Hilir untuk melakukan evaluasi total serta 'bersih-bersih' di tubuh Polsek Panipahan.

Evaluasi & Penyegaran Personel: Mendesak Kapolda Riau dan Kapolres Rohil merestrukturisasi jajaran Polsek Panipahan demi memulihkan krisis kepercayaan publik terhadap penegakan hukum lokal.

Bongkar Akar Jaringan: Meminta polisi tidak sekadar 'menangkap kelas teri' atau pengedar lapangan, tetapi berani mengusut tuntas hingga ke gembong, pemasok utama, dan pemodal.

Usut Dugaan Keterlibatan Oknum: Mendesak investigasi transparan dan objektif atas dugaan keterlibatan oknum aparat dalam mata rantai bisnis haram tersebut.

Transparansi Hasil Penyelidikan: Meminta kepolisian menyampaikan hasil investigasi secara terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan prasangka dan spekulasi liar di tengah masyarakat.

"Aksi ini bukan sekadar urusan ganti personel, melainkan wujud keprihatinan mendalam kami atas masa depan Panipahan yang digerogoti narkoba. Kami butuh langkah konkret dan penyegaran nyata dari pimpinan Polri," tegas salah satu koordinator aksi di lokasi.

Meski tensi massa sempat memuncak, koordinator lapangan mengimbau seluruh warga untuk tetap menahan diri dan menyuarakan aspirasi secara bermartabat.

"Kami menolak keras aksi main hakim sendiri, perusakan, apalagi pembakaran. Tujuan utama kami satu: ingin Panipahan kembali aman, bersih dari narkoba, dan kondusif," tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Panipahan maupun Polres Rokan Hilir belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait gelombang protes dan delapan tuntutan warga tersebut. Masyarakat kini menanti tindakan nyata dan respons cepat dari Kapolda Riau demi mengembalikan rasa aman di wilayah pesisir Rokan Hilir ini.(Redaksi)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar