Sampah Menumpuk dan Isu Pungli Viral di Medsos, Warga Desak Bupati Rohil Copot Kepala DLH

ROKAN HILIR, pilardemokrasi.com - Kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, persoalan sampah yang menumpuk dan berserakan di badan jalan kian meresahkan warga.

Tak hanya persoalan kebersihan kota, instansi tersebut juga diadang isu dugaan pungutan liar (pungli) yang belakangan viral di media sosial Facebook. Situasi ini memicu kemarahan publik, hingga gelombang desakan agar Bupati Rokan Hilir segera mencopot Kepala Dinas Lingkungan Hidup dari jabatannya karena dinilai gagal memimpin.

Sejumlah warga Rohil angkat bicara dan mempertanyakan efektivitas kinerja serta transparansi anggaran di tubuh DLH Rohil, khususnya terkait alokasi dana untuk para pekerja harian seperti penyapu jalan dan petugas kebersihan lainnya.

"Anggota kebersihan dan penyapu jalan jumlahnya banyak, tetapi kenapa sampah di jalan-jalan masih banyak yang menumpuk dan berserakan? Kemana perginya anggaran yang ada?" ujar salah satu warga dengan nada kecewa.

Masyarakat menilai, kondisi ini mencerminkan buruknya manajemen tata kelola kebersihan di Kabupaten Rokan Hilir. Tumpukan sampah yang dibiarkan berlama-lama tidak hanya merusak keindahan kota, tetapi juga mengancam kesehatan lingkungan serta kenyamanan para pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tumpukan sampah maupun isu dugaan pungli yang tengah viral tersebut.

Warga berharap Bupati Rokan Hilir segera mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi total kinerja pimpinan hingga jajaran di DLH Rohil demi terciptanya kebersihan dan tata kelola pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik pungli.(Fauzi)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال