Panipahan, pilardemokrasi.com - Kondisi infrastruktur di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, kembali menuai sorotan tajam. Ruas Jalan As menuju Kepenghuluan Panipahan Laut mengalami kerusakan parah dan sangat memprihatinkan. Badan jalan penuh dengan lubang menganga serta dipenuhi patahan beton sisa pembangunan sebelumnya yang terbengkalai.
Kerusakan ini tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi warga, tetapi juga menjadi ujian berat bagi dunia pendidikan setempat. Azwar Harun, seorang guru di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya bersama para dewan guru dan murid-murid merasakan langsung dampak buruk dari rusaknya akses jalan utama ini.
Setiap harinya, anak-anak sekolah dasar di daerah tersebut harus melakoni perjalanan penuh risiko. Sebagian besar dari mereka terpaksa berjalan kaki karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui menggunakan sepeda. Patahan beton yang tajam serta jalan yang berlubang membuat kendaraan roda dua kesulitan melintas.
“Jalan ini memang sulit dilalui. Anak murid banyak yang terpaksa berjalan kaki agar bisa sampai ke sekolah,” ungkap Azwar Harun, Senin (20/7/2026).
Situasi semakin pelik tatkala musim hujan tiba. Badan jalan yang rusak berubah menjadi kubangan lumpur, membuat para siswa kerap tiba di sekolah dengan seragam yang kotor akibat terjatuh di tengah jalan.“Belum lagi apabila musim hujan tiba, terkadang anak murid kami banyak yang pakaiannya kotor sampai di sekolah karena terjatuh,” tambahnya.
Kendati dihadapkan pada medan yang ekstrem—berangkat dengan seragam rapi, tas di punggung, dan sepatu yang harus siap kotor—para siswa tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Azwar dan para dewan guru pun tidak serta-merta menyalahkan pihak pemerintah daerah atas kondisi ini. Mereka memahami bahwa keterbatasan alokasi anggaran mungkin menjadi kendala utama belum tersentuhnya pembangunan di wilayah pelosok tersebut.
Meski demikian, pihak sekolah bersama para orang tua murid tetap menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Mereka memohon agar pemerintah dapat memprioritaskan perbaikan Jalan As Kecamatan Pasir Limau Kapas, atau setidaknya segera melakukan penanganan darurat pada titik-titik kerusakan yang paling parah.
“Harapan besar dari dewan guru dan murid SDN di sini, semoga pemerintah dapat menganggarkan dana untuk membangun jalan ini, atau minimal memperbaiki bagian yang kerusakannya paling parah, yaitu di Dusun Sungai Ular, Kepenghuluan Panipahan Laut,” pungkasnya penuh harap.(Fauzi)

