Kunjungan ini disambut hangat oleh Datuk Penghulu Sinaboi Rafika, Sekretaris Desa Sunardi, SE, Ketua BPKep Sinaboi Zulfikar, Ketua KTH Lestari Sinaboi Sembara, Perangkat Kepenghuluan, serta masyarakat setempat.
Ketua KTH Lestari Sinaboi, Sembara, menyambut baik program tersebut, ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir.
"Program ini sangat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan pesisir, kami siap mendukung dan berpartisipasi agar rehabilitasi mangrove dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat banyak, "Kata Ketua KTH Lestari Sinaboi.
Dalam kesempatan tersebut, Datuk Penghulu Sinaboi Rafika menegaskan bahwa seluruh jajaran Kepenghuluan Sinaboi dan masyarakat siap memberikan dukungan penuh demi menyukseskan program strategis nasional tersebut.
Menurut Datuk Penghulu Rafika, keberadaan mangrove berdampak besar bagi masyarakat pesisir, sebagai pelindung alami kawasan pantai maupun sebagai penyangga keseimbangan ekosistim.
"Keberadaan mangrove memiliki manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari melindungi kawasan pesisir hingga menjaga keseimbangan ekosistim, "Ujar Datuk Penghulu Rafika
Kunjungan lapangan oleh Tim KLH ini bertujuan untuk memetakan potensi areal rehabilitasi, meninjau kesiapan kelembagaan KTH, serta memastikan program padat karya M4CR dapat berjalan dengan baik.
Melalui program M4CR, KTH Lestari Sinaboi akan menjadi motor penggerak di garda terdepan, mulai dari proses pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan mangrove.
Kepenghuluan Sinaboi juga memastikan pihaknya akan mengawal regulasi dan koordinasi agar sinergi antara KLH dan kelompok tani berjalan tanpa hambatan.
Program M4CR di Kepenghuluan Sinaboi ini diharapkan mampu menjadi pemantik kesadaran lingkungan yang lebih luas, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pemulihan lingkungan mampu berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.(Fauzi)
