Menanggapi viralnya video tersebut, masyarakat Kecamatan Pasir Limau Kapas menyampaikan ke awak media.
Basri menyayangkan sikap dan tindakan seorang pimpinan sekolah tersebut yang seharusnya menjadi orang tua serta memberikan contoh yang baik kepda para guru dan murid.
"Sikap oknum kepala sekolah KMR itu seperti tidak terdidik dan macam seorang preman, ia seharusnya memberikan contoh yang baik bukan malah sebaliknya seperti seorang preman jalanan, apalagi kepada seorang wanita, memang tidak pantaslah oknum kepala sekolah KMR ini menjadi pimpinan di sebuah sekolah, "Ungkap basri kepada awak media, Kamis (21/5/2026)
Bukan hanya itu, masyarakat juga meminta kepada bapak bupati rohil dan wakil bupati, kepala dinas pendidikan serta pihak aparat penegak hukum polres rohil polsek panipahan agar mengambil tindakan tegas kepada oknum kepala sekolah tersebut.
"Kita selaku masyarakat Pasir Limau kapas berharap kepada bapak bupati rohil dan wakil bupati serta kepala dinas pendidikan untuk menonaktifkan oknum kepala sekolah KMR yang arogan itu, kami tidak mau anak anak kami yang bersekolah di sana nanti menjadi orang yang tidak terdidik dan membuat malu, "Pintanya.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir terkait video viral oknum kepala sekolah KMR yang telah diduga melakukan tindakan kekerasan teharap seorang guru wanita di panipahan tersebut.
Viralnya video ini memicu beragam reaksi kemarahan dari masyarakat, terutama meminta oknum Kepala sekolah KMR itu segera di copot jabatannya, "Tegasnya.(Redaksi)
