Rohil, pilardemokrasi.com - Kemeriahan dan semangat kebersamaan menyelimuti Jalan Merdeka, Bagan Siapiapi, pada Rabu sore (22/7/2026). Ribuan peserta dari berbagai kalangan berkumpul untuk mengikuti gladi persiapan Tari Sapin Massal, sebuah pergelaran budaya akbar yang siap menghentak Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Hadir di tengah-tengah kerumunan, istri Wakil Bupati Rokan Hilir, Indah Septiani, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, ia menyebut momen ini sebagai bentuk nyata dari pelestarian identitas daerah.
"Menjadi bagian dari tarian ini merupakan sebuah kebanggaan. Karena melalui setiap gerak dan langkah, kita turut menjaga serta melestarikan warisan budaya Melayu yang menjadi identitas Rokan Hilir," ujar Indah Septiani.
Gladi resik yang berlangsung tertib ini diikuti oleh ribuan peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Menurut Indah, kekompakan yang ditunjukkan oleh lintas generasi ini menjadi simbol kuat bagaimana budaya mampu menjadi lem perekat sosial di tengah masyarakat.
"Semangat dan kekompakan yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi bukti bahwa budaya mampu menyatukan kita dalam kebersamaan," tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat dalam menyukseskan persiapan acara ini, mulai dari tim pelatih, panitia penyelenggara, hingga masyarakat yang memberikan dukungan moril maupun materil.
Menutup pernyataannya, Indah Septiani berharap agar acara puncak Tari Sapin Massal ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala dan mampu menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Negeri Seribu Kubah.
"InsyaAllah, semoga pelaksanaan Sapin Massal nanti berlangsung sukses, meraih hasil terbaik, dan menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Rokan Hilir. Mari terus lestarikan budaya Melayu agar tetap hidup dan dicintai oleh generasi penerus," pungkasnya.
Pergelaran Sapin Massal ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangkitkan pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Rokan Hilir.(Fauzi)